Subscribe:

Rabu, 07 Desember 2011

Misteri Bongkahan Batu (Cerpen Pengalaman)


 Misteri Bongkahan Batu

Rembulan yang cerah menghiasi suatu malam yang gelap gulita. Tak salah jika anak anak termasuk aku dan kedua temanku Desy dan Tari bermain pada malam itu. Ada yang bermain petak umpet, lompat tali, bola bekel, atau hanya sekedar duduk duduk saja.
Aku, Desy, dan Tari bermain bola bekel di teras rumahku disertai dengan canda dan tawa. Dengan lahapnya, kami bertiga memakan kue yang memang aku sediakan. Namun, ada sesuatu yang membuat aku merasa ganjil malam itu. Entah kenapa malam itu aku merasa takut walaupun sebenarnya aku tahu ada yang menemaniku yaitu dua temanku Desy dan Tari.
Kecerianku dan kedua temanku berubah menjadi sebuah ketakutan ketika tiba tiba ada bongkahan batu yang terlempar dari bawah teras bagian depan dan mengenai kami. Kulihat di mana asal batu itu terlempar namun tidak ada seorangpun di situ. Kupikir tidak mungkin jika yang melempari batu itu adalah anak anak yang bermain main dimalam itu. Karena mereka bermain 100 m dari rumahku. Dan aku juga melihat dengan jelas bahwa di situ memang tidak ada seorangpun kecuali kami bertiga. Namun, kami tidak terlalu menghiraukan hal itu. Hanya sedikit takut saja dan tetap meneruskan permainan bola bekel di malam itu.
Ketakutan kami semakin bertambah ketika kedua kalinya ada yang melempari kami sebongkah batu mirip dengan batu yang terlempar sebelumnya. Namun, asal tempat batu itu terlempar berbeda. Yang pertama berasal dari bawah teras bagian depan tetapi yang kedua berasal dari bawah teras bagian samping. Aku kembali melihat di mana asal batu itu terlempar. Kali ini aku curiga jika yang melempar batu itu adalah kakakku. Kakakku memang usil, jadi tak ada salahnya jika waktu itu aku mencurigai kakakku. Setelah aku panggil kakakku, ternyata kakakku berada di kamar mandi dan kukira dia bukan pelakunya.
Mengalami sesuatu yang memang aneh bagi kami yang masih kelas 3 SD, kami bertiga menjadi sangat takut. Kami segera masuk ke rumahku dengan perasaan takut. Kami penasaran tentang bongkahan batu itu. Sebenarnya dari mana batu itu dan siapa yang melempari batu itu. Sampai sekarang, kami belum tahu siapa yang melempari bongkahan batu itu kepada kami.


                                             

0 komentar:

Poskan Komentar